Rabu, 25 Maret 2026

me in my forty -- part 24


Chapter AGUSTUS

Part 2

Agustus 2024, selain merefleksi perjuangan dalam rangka kemerdekaan negara kita, aku juga berjuang untuk menjaga kesehatan, karena usia 40 tahun sepertiku sudah mulai harus rutin check up untuk mengetahui penyakit-penyakit degeneratif. Tahun 2024 aku melakukan cek kesehatan 3 kali. Dan hasilnya berbeda-beda. 

Pertama, aku menderita hipertensi. Tapi itu disebabkan ketika pengambilan darah, nadi ku terlalu lembut sehingga darah tidak keluar, hingga harus di”coblos” 3 kali. Aku ketakutan karena teman-temanku hanya sekali suntikan darah bisa keluar. Ketakutan itu yang membuat tekanan darahku tinggi tidak seperti biasanya, tensiku normal. Ketika aku konsultasi ke dokter keluarga, Alhamdulillah aku baik-baik saja.

Kedua, terdeteksi angka indeks masa tubuhku masuk kategori obesitas. Sedih sekali. Sejak saat itu aku mulai menjaga kestabilan berat badanku. Aku diet ala-ala aku sendiri. Yaitu mengurangi porsi nasi, dan tidak makan malam. Alhamdulillah, berat badanku turun 5 kg selama 5 bulan setelah aku melakukan diet yang ku atur sendiri. Tentu juga dengan diiringi olahraga dan istirahat yang cukup

Ketiga, pekerjaan rumah tentang kesehatanku ada di angka kolesterol. Setelah dua kali tes kesehatan sebelumnya normal. Di akhir Agustus 2024 terdeteksi nilai kolesterolku tinggi. Dan kini aku mulai lagi mengurangi makanan yang memicu angka abnormal tersebut. Aku juga konsultasi kepada kakakku yang ahli gizi apa saja yang harus dikonsumsi dan dikurangi agar semua angka kembali normal. Dari kakakku aku mendapatkan pencerahan seperti ini, penderita kolesterol tinggi sebaiknya menghindari makanan-makanan berikut:

1. Makanan yang digoreng

Makanan yang digoreng mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi, terutama jika digoreng dengan minyak yang sudah dipakai berkali-kali. 

2. Daging merah

Daging merah seperti daging sapi, iga, dan daging giling mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi. 

3. Produk susu berlemak tinggi

Susu, mentega, yogurt, dan keju berlemak jenuh tinggi sebaiknya dibatasi konsumsinya. 

4. Jeroan

Jeroan seperti hati, otak, usus, ampela, jantung, dan organ dalam lainnya dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. 

5. Makanan laut

Makanan laut seperti udang, kepiting, dan lobster memiliki kandungan kolesterol yang tinggi. 

6. Minyak kelapa dan minyak sawit

Minyak-minyak tersebut tinggi lemak jenuh dan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL. 

7. Makanan yang dipanggang dan permen

Cookies, kue, donat, dan kue kering seringkali mengandung lemak jenuh dan kolesterol dalam jumlah tinggi. 

8. Bumbu penyedap mie instan

Bumbu penyedap mie instan mengandung tinggi natrium. 

9. Minuman beralkohol

Terlalu banyak mengkonsumsi alkohol dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol LDL dan tekanan darah. 

Untuk menjaga kadar kolesterol tetap seimbang, dapat dilakukan dengan mengurangi konsumsi makanan yang digoreng dan mencoba beralih ke makanan yang direbus atau dikukus. Serta membatasi konsumsi kuning telur 1 butir per hari. Btw, Foto itu diambil ketika belum melakukan cek kesehatan, jadi masih kelihatan enak dan aman untuk dikonsumsi. ðŸ˜€


 

Tidak ada komentar: