Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

me in my forty -- part 30

Chapter NOVEMBER Part 2 Menjadi model untuk hasil riasan wajah adalah hal baru bagiku. Sudah lama sebenarnya rencana temanku mau menjadikanku model untuk usahanya namun selalu berakhir wacana. Jadi ketika waktu yang tepat tiba, semua kami wujudkan bersama. Aku yang jauh dari kata  good looking  alias punya wajah biasa saja bisa disulap  bak  seorang permaisuri raja. Eh, tapi siapa ya rajanya? Apakah Mas Gemini-ku nun jauh di sana? Ahay!! Menjadi model ala-ala juga membuatku belajar untuk merias wajah secara sederhana, aku jarang sekali menghias diri sebelumnya. Ini beberapa catatanku tentang make-up untuk pemula. Bersihkan wajah Gunakan pelembab dan  sunscreen Oleskan  primer Aplikasikan  foundation  atau  BB cream Gunakan  concealer Gunakan bedak Tambahkan alis Gunakan  eyeshadow Aplikasikan maskara Gunakan  blush on Semprotkan  setting spray Beberapa tips untuk  make up  pemula yang ku dapat dari temanku adalah...

me in my forty -- part 29

Chapter NOVEMBER Part 1 Tanggal 12 November seharusnya menjadi peringatan ulang tahun pernikahanku, tapi sekarang November tidak lagi menjadi catatan tersendiri bagiku. Ya karena aku sudah tidak ada suami. Jadi apa yang mau diperingati selain hati yang sudah mati?  November bagiku sekarang bulan biasa seperti bulan-bulan yang lainnya. November tahun 2024 aku malah banyak berkarya. Kalau bisa bilang, November itu ber-nya adalah berkarya. Biar aku jelaskan apa saja karyaku di November itu ya, apakah kalian masih mau membacanya? Awal bulan November, aku diminta menjadi model untuk usaha  make up artist  teman dekatku.  Chapter  selanjutnya akan kuceritakan detailnya. Setelah itu aku memberanikan diri menjadi narasumber dan mentor untuk memperkenalkan sebuah aplikasi tentang pertanahan di kampungku. Aku jadi harus belajar  public speaking  yang bagus agar apa yang ku sampaikan bisa dimengerti oleh  audience- ku Tak lama setelah menjadi model dan naras...

me in my forty -- part 28

  Chapter OKTOBER Part 2 11 Oktober 2018, Pengadilan Agama (bercerai) Tak apa jatuh asal tetap utuh 11 Oktober 2024, Kementerian Agama (mendaftar haji) Tetap berjuang untuk tumbuh dan sembuh Aku, seorang ibu tunggal dengan segala lika liku lukanya yang menjalani hari-harinya dengan haru dan huru hara. Aku berjuang sendiri memenuhi kebutuhan anak semata wayangku. Termasuk naik level ketika anakku meminta untuk “dikhitan”. Setelah drama yang tidak habis-habis dan berujung menangis, di ulang tahunnya yang ke sebelas, tahun 2023 dia dengan tegas berkata padaku.  “Bu, aku mau khitan sekarang.” ucapnya. Bahagia juga terharu aku mendengarnya. Dia sudah remaja rupanya. Bukan lagi anak kecil yang bisa ku atur segalanya.  “Baiklah, Nak. Ibu penuhi permintaanmu.”   Pulang dari tempat khitan, seorang saudara berkata padaku. “Sekarang usianya  thole  berapa, Mbak? Kalau sudah mencapai dua belas tahun segera didaftarkan haji saja.” Kata-kata saudaraku terngiang-ngiang se...

me in my forty -- part 27

  Chapter OKTOBER Part 1 Aku yang dulu utuh,, Kini tinggal separuh Karena luka yang tak kunjung sembuh Pengadilan Agama, 11 Oktober 2018   Sehari setelah ulang tahun anakku yang ke enam aku datang ke tempat yang tidak pernah ku bayangkan sebelumnya, dan aku tidak mau berada di sana lagi. Hari itu adalah jadwal sidang pertama perceraianku. Semua menjadi mimpi buruk bagiku. Aku tak pernah tahu dan tak pernah mengerti apa yang sebenarnya terjadi setelah aku melewati semua ini. Dia yang dulu kuanggap sebagai imam yang dapat memperlakukanku sebagai ratu dalam kehidupannya ternyata menghancurkan aku dan semua yang aku punya. Dia tidak pernah mau mewujudkan cita-cita untuk hidup bahagia bersama. Tujuh tahun sudah aku hidup berumah tangga namun bagai neraka di dalamnya. Pertengkaran-pertengkaran yang tidak pernah mau dia selesaikan dengan dewasa, dan aku yang akhirnya putus asa mengajukan gugatan cerai di pengadilan agama.  Dua kali sidang dia tidak datang. Mungkin karena takut a...

me in my forty -- part 26

Chapter SEPTEMBER Part 2 Masih berbicara tentang  circle  pertemanan. Alhamdulillah, saat ini aku berada di lingkungan yang baik dan mendukungku. Salah satu yang membuatku semangat menjalani hidup sebagai ibu tunggal adalah sebuah komunitas yang tidak sengaja aku temukan di Instagram, yaitu Komunitas  Single Mom Indonesia  atau disingkat SMI. Banyak kegiatan yang komunitas ini selenggarakan. Mulai dari curhat di group, kopi darat dan  meet up  wilayah,  SMI book Club ,  SMI English Club , dan Kelas Menulis. Ada juga program pendampingan untuk memotivasi para Ibu tunggal agar tidak terpuruk dan bisa bangkit kembali. Aku menjadi salah satu peserta program  coaching  tersebut. Dalam bahasan yang dilakukan  one on one  dengan  coach  di awal pertemuan aku mengatakan ingin didukung dan didampingi untuk menghilangkan rasa  insecure  dan ketidak pedean karena stigma negatif yang melekat pada janda sepertiku. Stigma...

me in my forty -- part 25

Chapter SEPTEMBER Part 1 “Ternyata temanmu itu-itu saja.”  “Biarlah .”  Itu yang selalu aku jawab ketika ada teman yang komen di foto  story -ku akhir-akhir ini . Bukankah semakin tua,  circle  pertemanan kita semakin sedikit dan sempit? Tidak banyak yang harus tahu segala tentang pribadi kita, bukan? “Nggak ada teman lain, ya?” “ Ada sih. Aku, meskipun jenis manusia  introvert , punya teman banyak. Namun, di tiap kondisi tentu teman yang membersamai kita juga beda, kan? Kalau mereka yang di foto ini kenapa sering ada di  story -ku, ya karena saat ini merekalah rekan kerjaku, adik-adik yang menjadi teman dekatku sejak 2023.  Bulan Februari 2019, ketika aku pertama kali menginjakkan kakiku di Solo, ya mereka inilah temanku. Teman seruangan, teman semeja makan, teman guyonan, dan teman karaokean. Beberapa bulan lalu, tepatnya ketika  covid-19  merajalela dan sedang naik-naiknya, kami merasakan sakit yang sama. Bapak, mentor, dan guru kami ...

me in my forty -- part 24

Chapter AGUSTUS Part 2 Agustus 2024, selain merefleksi perjuangan dalam rangka kemerdekaan negara kita, aku juga berjuang untuk menjaga kesehatan, karena usia 40 tahun sepertiku sudah mulai harus rutin  check up  untuk mengetahui penyakit-penyakit degeneratif. Tahun 2024 aku melakukan cek kesehatan 3 kali. Dan hasilnya berbeda-beda.  Pertama, aku menderita hipertensi. Tapi itu disebabkan ketika pengambilan darah, nadi ku terlalu lembut sehingga darah tidak keluar, hingga harus di”coblos” 3 kali. Aku ketakutan karena teman-temanku hanya sekali suntikan darah bisa keluar. Ketakutan itu yang membuat tekanan darahku tinggi tidak seperti biasanya, tensiku normal. Ketika aku konsultasi ke dokter keluarga, Alhamdulillah aku baik-baik saja. Kedua, terdeteksi angka indeks masa tubuhku masuk kategori obesitas. Sedih sekali. Sejak saat itu aku mulai menjaga kestabilan berat badanku. Aku diet ala-ala aku sendiri. Yaitu mengurangi porsi nasi, dan tidak makan malam. Alhamdulillah, bera...

me in my forty -- part 23

Chapter AGUSTUS Part 1 Bulan Agustus, seperti biasa, identik dengan hari kemerdekaan negara kita. Semua kegiatan, baik di kantor maupun di lingkungan kampung, berkaitan dengan tema perjuangan. Tidak banyak yang bisa aku ceritakan di bulan ini selain rasa bahagia karena bisa ikut berjuang melawan rasa  insecure  pada diri.  Awalnya, aku menolak ikut berpartisipasi dalam lomba yang diadakan di lingkungan kantor karena merasa usia yang tak lagi muda. Malu. Biarlah aku jadi penggembira saja. Namun karena kekurangan personel, akhirnya aku ikut maju mengikuti salah satu lomba yaitu estafet sarung berkelompok. Yang ada dalam pikiranku saat itu, menang atau kalah tidak masalah, semua itu adalah bagian dari partisipasi untuk  happy-happy. Ternyata yang terjadi adalah… Diam tidak mau ikut lomba, bergerak jadi juara pertama.  Yaa, kami memenangkan juara pertama lomba estafet sarung untuk kelompok putri. Terimakasih adik-adikku, membuat kakakmu yang aneh ini bisa ikut ...

me in my forty -- part 22

Chapter JULI Part 2 Bulan Juli 2024, di kantorku menerima beberapa mahasiswa yang sedang melakukan kerja praktek atau magang. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang konsentrasi ke bidang keilmuan perencanaan wilayah dan kota. Aku jadi ingat dengan impianku ketika masih jadi mahasiswa dulu. Aku pernah punya keinginan mempunyai banyak sahabat dari universitas lain yang mempelajari ilmu yang sama denganku. Berbagi pengalaman dan saling bercerita mengenai suka duka menjadi mahasiswa yang mempelajari ilmu perencanaan. Namun, pada saat itu belum banyak universitas yang memiliki program studi Planologi atau ilmu perencanaan wilayah dan kota. Saat adik-adik mahasiswa ini datang, aku jadi merasa terpanggil untuk mewujudkan mimpiku itu. Aku senang berbagi pengalaman dengan mereka. Aku juga belajar banyak dari mereka tentang aturan-aturan yang berlaku sekarang, yang tentunya tidak aku pelajari di 20 tahun yang lalu. Bulan Juli itu, aku mendapatkan kesempatan membersamai m...

me in my forty -- part 21

  Chapter JULI  Part 1 Bulan Juli aku mendapatkan kesempatan mengikuti diklat dari instansi tempat ku bekerja. Yaitu pelatihan Bahasa Inggris. Tentu aku dengan senang hati mengikutinya. Beberapa materi seperti  speaking, writing, making video, making audio,  dan membuat  podcast  aku selesaikan dengan baik. Ketika aku menceritakannya pada  partner -ku, dia langsung  excited  mengajakku berkolaborasi membuat tulisan dalam dua bahasa. Karena kebetulan dia dari sebuah negara di luar Indonesia. Dan ini adalah hasilnya.  PLATONIC RELATIONSHIP or ROMANTIC RELATIONSHIP  by Jihan and Ali Who is she ?  She’s a girl with many dreams. Her age doesn’t limit her ability to dream and to imagine her future. This girl wants to travel to places. She wants to be independent and to be successful. To many people, it’s just a dream, but to her, it’s the future she must have, so she chooses to walk toward it She dares to dream big because she is abl...

me in my forty -- part 20

  Chapter JUNI Part 2 Entah mengapa, di usia ke-empat puluh ini tiba-tiba ingatanku melayang pada masa remajaku, masa puber pertamaku, yaitu masa putih biru. Saat itu ada sebuah acara di salah satu stasiun televisi swasta yang isinya adalah rubrik-rubrik seputar remaja, permasalahan, hingga ramalan bintang yang tentu dinanti pemirsa sesuai segmennya, yang sebenarnya tidak wajib dipercaya kecuali yang baik-baiknya.  Aku kelahiran bulan April dan zodiakku adalah Aries. Menurut sebuah artikel, aku lupa dari mana sumbernya, karakter seorang Aries adalah lucu tapi mudah marah. Dia pendengar yang baik tapi juga posesif. Dia manja, tapi keras kepala. Dia dewasa di depan semua orang, tapi dia adalah bocah kecil di depan pasangannya. Dia selalu pandai menyembunyikan kesulitannya, tapi dia tidak pandai menyembunyikan rasa bencinya. Dia mudah berteman tapi sulit jatuh cinta, dan ketika dia sudah menentukan pilihannya, dia akan benar-benar menutup celah untuk orang lain mendekatinya. Prio...

me in my forty -- part 19

Chapter JUNI Part 1 Seperti yang kubilang di chapter sebelumnya, bahwa menjadi Ibu itu harus bisa apa saja alias multitalenta, memiliki banyak kemampuan, jabatan dan bisa menjadi banyak profesi. Namun, ibu juga seorang individu yang perlu sarana untuk mengembangkan diri. Dan, aku adalah seorang ibu pekerja, ibu rumah tangga, juga seorang ibu yang memiliki banyak hobi. Aku suka belajar hal-hal baru untuk meningkatkan kompetensi yang ku miliki. Pada bagian ini aku akan menceritakan tentang hobi menulis yang mulai ku seriusi. Salah satu hobiku adalah membaca. Aku suka membaca novel yang terinspirasi dari kisah nyata penulis. Salah satu novel favoritku adalah trilogi  Negeri 5 Menara  karya Uda Ahmad Fuadi. Di situ beliau menceritakan kisah Alif, si tokoh utama, sebagai seorang santri dengan segala kegiatannya. Alif suka menulis buku harian sejak usia belia. Dan tulisan-tulisan Alif itulah yang kemudian dijadikan sumber membuat novel yang fenomenal. Perjalanan tokoh Alif dari mula...

me in my forty -- part 18

  Chapter MEI Part 3 Menjadi Ibu itu harus bisa apa saja alias multitalenta, memiliki banyak kemampuan, jabatan dan bisa menjadi banyak profesi, apalagi ibu tunggal sepertiku. Tentu tidak mudah melakukan itu semua pada awalnya. Terpikir menjadi janda di usia muda pun tidak. Kalau bisa menghabiskan uang dari suami tanpa harus capek-capek bekerja tentu aku akan memilih opsi itu. Aku yang dulu selalu berpikir bahwa Ibu yang meninggalkan anak untuk bekerja hingga ke luar kota itu adalah Ibu yang tega sekali. Apalagi menitipkan pengasuhan pada orang lain, seperti “mbak” atau “ baby sitter”  itu “kok bisa yaa.” Ternyata, tahun 2019 pernyataan yang hanya ku simpan tanpa kuucapkan itu menjadi kenyataan. Terjadi begitu saja padaku. Bahkan aku lebih parah, karena aku menitipkan anakku kepada neneknya, yaitu Ibuku. Ibu yang harusnya menikmati hari-hari tuanya pasca purna jadi berperan ganda menjadi Ibu sekaligus nenek bagi anak semata wayangku. Maafkan putrimu ini ya, Bu. Hari-hari menja...

me in my forty -- part 17

  Chapter MEI Part 2   Mei adalah bulan kelahiran Bapak. Bercerita tentang Bapak sungguh menjadi bagian mengharukan untukku, tapi aku akan tetap mencoba bercerita tentang beliau, laki-laki cinta pertamaku. Eh tapi bingung mulai dari mana, karena saking banyaknya cerita. Mungkin akan kucoba dari sini saja. Bapak, laki-laki pertama dalam hidupku, cinta pertamaku. Sosok yang mengajarkanku mengenal hidup yang penuh liku. Sosok pertama yang membimbingku mengenal Allah, Rabb-ku. Ilmu agama aku dapatkan pertama dari beliau, karena memang Bapak adalah seorang guru agama di sekolah dan guru mengaji di kampung kami, sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Laki-laki cinta pertamaku inilah yang tentu meng- adzan -i dan meng- iqamah -i saat aku dilahirkan. Bapak dengan perlahan membimbingku melangkah setapak demi setapak. Mengajariku Alif Ba Ta hingga  idzhar  dan  ikhfa’ . Tak pernah lelah membentukku menjadi wanita tegar dan kuat. Seperti yang saat ini kalian lihat. Bapak adalah...

me in my forty -- part 16

  Chapter MEI Part 1 Perjalanan Alif Fikri dalam novel  Ranah 3 Warna  karya Ahmad Fuadi membuat ingatanku melayang pada peristiwa 13 tahun yang lalu. Saat itu aku adalah seorang pekerja yang merantau di ibukota provinsi sebelah. Aku masih  single  dengan semangat menggebu-gebu ketika itu. Aku pernah melakukan perjalanan di tiga kota yang berbeda karakteristik dalam satu waktu. Aku menjadi teman bus saat itu. Belum punya kendaraan pribadi dan tentu prasarana transportasi belum bagus seperti sekarang. Belum ada jalan tol yang mulus dan tentu tanpa hambatan untuk dilewati menuju tempat perantauan. Aku tinggal di kota kecil skala kecamatan di bilangan Jawa Tengah bagian tengah. Kota yang sekarang juga sudah banyak berubah karena zaman. Kota kecil yang menjelma menjadi pusat kuliner untuk masyarakat menengah ke bawah. Kota yang memberiku banyak kenangan tentang masa kecil hingga masa putih biru. Kota Gubug nama kota itu. Apakah kalian tahu? Coba cari di peta Jawa Te...

me in my forty -- part 15

 C hapter APRIL Part 4 Dear myself,, Jika melihat ke belakang, Ternyata langkah kita sudah sejauh ini ya,, Sudah banyak jenis luka yang kita rasakan dan sembuhkan sendiri Sudah beragam kesulitan dan kegagalan yang kita lewati Tentang kita yang selalu berusaha kuat padahal banyak sedihnya Yang selalu bilang nggak papa tapi terlalu banyak memendam cerita Terimakasih karena sudah bertahan, memilih melanjutkan hidup Terimakasih karena tetap tersenyum, walaupun sedang tidak baik-baik saja Terimakasih untuk semua hal yang sudah kita jalani sejauh ini Kamu hebat,, Tolong tetap bertahan untuk semua orang yang membuatmu kuat dan tetap semangat Peluk erat, hilangkan semua penat Bahagiakan mereka jika masih sempat Allah akan memberikanmu waktu yang tepat,  bersama dengan orang-orang yang tepat Jadilah bahagia dan terbaik dengan versimu sendiri Love me always ..   Dan malam kian gelap mengiringi kisah-kisah menuju lelap Catatan malam, April 2024

me in my forty -- part 14

Chapter APRIL Part 3 Aku tak pernah menyangka menjadi sosok seperti ini sekarang. Mengingat enam tahun yang lalu aku adalah seorang Ibu yang teronggok lemah dengan infus di tangan. Seorang Ibu yang baru saja kehilangan janinnya. Bukan tidak ingin  move on , tapi hanya ingin mensyukuri perjalanan hidup beberapa waktu ke belakang. Nikmat sehat, nikmat bahagia, betapa banyak hikmah yang ku dapat setelah peristiwa itu terjadi.  Yes, I’m doing great . Meskipun sedang banyak huru hara dalam hari-hariku. Beberapa pekan sedang bekerja keras menyeimbangkan pekerjaan, manajemen keuangan, dan urusan pribadi yang entah mengapa tiba-tiba datang secara bersamaan. Selalu bilang  Alhamdulillah  mampu melewati ini semua. Meskipun juga sering mengadu dan mengucap  Astaghfirullah  tanpa jeda. Aku ingat, ada yang harus ku jaga, ku rawat, ku syukuri, ku banggakan, dan harus ku peluk kencang karena sudah melewatkan segala macam beratnya keadaan, yaitu aku sendiri.  Aku mera...

me in my forty -- part 13

Chapter APRIL Part 2 April setiap tahun, bagiku kini bukan lagi sebagai bulan untuk ulang tahun, namun lebih ke bulan untuk  ilang  tahun. Setiap tahun menjadi  self reminder  sebagai waktu untuk semakin mendekat kepadaNya. Menyelesaikan semua masalah dengan semakin dewasa, bukan dengan banyak drama. Tahun ke 40 ku juga menjadi titik balik sikapku terhadap semua hal. Entah sejak kapan aku mulai tidak peduli dengan pencapaian orang lain, yang dulu selalu ku harapkan dan ku do’akan (karena sifat iri dalam diri ini). Aku semakin memahami bahwa apa yang menjadi takdirku tak kan melewatiku. Setiap orang memiliki badainya masing-masing. Aku adalah wanita mandiri, cantik (kata Ibu dan anakku), suka menabung, tidak boros, dan pekerja keras. Bukankah itu perpaduan yang sangat mematikan? Tetapi percayalah, wanita seperti itu selalu gagal dalam percintaan. Kalau aku berhasil dalam cinta, tentu saat ini aku masih berumah tangga :D. Tapi kenyataannya aku adalah seorang  sing...

me in my forty -- part 12

Chapter APRIL Part 1 Assalamu’alaikum, diriku. Selamat atas  new number -nya, yaa. Kalau secara kalender Hijriah, kamu sudah 41 tahun loh. Sudah tua juga ya.  Apa kabar  progress  ibadahmu? Tak perlu kau umbar di semua medsosmu yaa. Saruu. Ingat umur woyy!! Ibadahmu, cukup kamu dan Rabb-mu yang tahu, oke?  Apa kabar hubunganmu dengan orang-orang di sekelilingmu? Aku tahu sifatmu, yang tidak pernah kepo dan mengurus kehidupan orang lain. Lah ngurusin badan sendiri aja susyaah sekali, ye kan? Lanjutkan untuk yang satu itu, sifat yang gak kepo itu, maksudnya. Karena itu bukti kau sudah semakin dewasa. Dalam hal tingkah laku dan cara berpikirmu. Kamu tahu kan, dan harusnya cukup mengerti bahwa  Life begins at forty.  Seperti tema keseluruhan ceritamu di buku ini.  Jadi, Aku harap kamu lebih baik lagi dan bisa bermanfaat untuk orang-orang yang kamu sayang. Bukankah Rasul-mu bersabda,  “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia...