Oleh : Jihan Maria Ulfa, S.T.
Day 2 Ide menu sahur
Melanjutkan tulisan hari pertama kemarin.
Tahun 2025 selain menjadi Ramadhan terberat juga menjadi tahun terberatku. Aku tiga kali masuk Instalasi Gawat Darurat di tiga Rumah Sakit yang berbeda dengan diagnosa yang berbeda pula. Namun muaranya sama, aku harus mulai memperhatikan pola makanku. Diagnosa terakhir mengharuskanku mengambil keputusan berat yaitu tindakan operasi untuk mengambil batu yang bersarang di kantong empedu ku.
Oiya, untuk challenge hari ini, izinkan aku mencoba menulis ide menu sahur untuk penderita batu empedu sepertiku dalam bentuk puisi ya, semoga teman-teman berkenan membacanya.
SAHUR, SALAD, DAN MAKANAN YANG KU RINDUKAN
Dini hari ini tidak lagi beraroma santan
Ia wangi daun selada yang baru dicuci, bersama beberapa tomat irisan
Juga ayam panggang yang matang perlahan
Tidak ada minyak berlebihan
Tidak ada gemericik gorengan
Hanya pikiranku yang sibuk menata ulang
Siapa sangka, sahur bisa sesunyi ini sekarang
Di hadapanku, salad sayur dan roasted chicken sederhana sudah terhidang
Hijau, hangat, dan tenang
Sebagai seseorang yang hidup dengan batu empedu, aku belajar bahwa tubuh tidak bisa lagi diperlakukan sembarangan
Lemak berlebih bukan cuma soal rasa, ia bisa berubah menjadi nyeri yang menyakitkan
Santan yang dulu terasa ramah, kini seperti tamu yang tak ingin lagi kuundang
Dan di sela kunyahan ayam panggang tanpa kulit itu, ada rindu yang datang pelan
Aku sungguh rindu diriku yang dulu, yang tak perlu memikirkan kontraksi kandung empedu di tengah malam
Dulu, sahur adalah perayaan kecil sebelum fajar, sekarang, sahur adalah perenungan
Tapi anehnya, dalam kesederhanaan ini, aku menemukan sesuatu yang baru, sebuah kesadaran
Ramadhan kali ini bukan tentang menahan nafsu dan kelaparan
Ia tentang berdamai dengan batas kemampuan
Salad ini tidak sekadar sayuran
Ia seperti pengingat bahwa hidup tetap bisa segar meski tak lagi seramai dan menyenangkan
Aku makan perlahan, tidak tergesa, tidak berlebihan
Ada bagian dalam diriku yang masih merindukan hangat gorengan dan kuah bersantan
Tapi setiap kali aku mengingat nyeri yang pernah ada, itu membuatku terdiam, dan sama sekali tidak ingin memulai obrolan
Ramadhan kali ini bukan hanya tentang menahan
Ia tentang menerima bahwa tubuhku kini lebih sensitif, dan itu bukan kelemahan
Itu peringatan. Itu pelajaran. Itu cara Allah mengajarkanku untuk lebih lembut pada diri sendiri yang dulu selalu mencoba bertahan meskipun itu sangat menyakitkan
Setelah lebaran nanti mungkin akan ada sebuah keputusan yang sedikit menakutkan
Sebuah tindakan mengambil ‘makhluk’ Nya yang sudah sejak lama bersarang
Tapi hari ini, di meja ini, aku memilih untuk hadir sepenuhnya meski sendirian
Salad yang segar, ayam panggang yang hangat, dan hati yang belajar ikhlas perlahan
Aku mungkin tak lagi seperti dulu, tapi aku tidak sedang kehilangan diriku. Di antara hijau daun selada dan uap tipis roasted chicken itu, aku tak lagi hanya merasakan rindu. Aku merasakan harapan.
Yaitu kesembuhan
– Selesai –
Keterangan bahan makanan:
1. Bahan Sayuran Dasar (Rendah Kalori)
● Selada (Lettuce): Selada bokor, selada keriting, atau selada romaine. Ini adalah dasar yang ringan dan renyah.
● Ketimun (Cucumber): Sangat rendah kalori dan tinggi air, membantu kenyang lebih lama.
● Wortel: Parut atau potong korek api untuk tekstur renyah.
● Kol (Ungu/Putih): Sumber serat yang baik dan harganya murah.
● Tomat: Tomat ceri atau tomat biasa potong, memberikan rasa segar.
● Jagung Manis (Rebus/Kukus): Sebagai sumber karbohidrat sehat (gunakan secukupnya).
2. Bahan Protein (Agar Kenyang Lebih Lama)
Tambahkan salah satu bahan ini untuk menjadikan salad sebagai makanan berat:
● Telur Rebus: Sumber protein paling sederhana.
● Dada Ayam Panggang/Rebus: Potong dadu atau suwir.
● Tempe/Tahu Panggang: Opsi nabati yang sehat.
3. Bahan Dressing Sehat (Rendah Lemak/Kalori)
Hindari mayones full-fat. Gunakan alternatif ini:
● Saus Mushroom
● Yoghurt Yunani (Greek Yogurt): Tambahkan sedikit perasan jeruk nipis, garam, dan lada.
4. Bahan Tambahan (Opsional)
● Bawang Bombay: Untuk aroma.
● Paprika: Memberi rasa manis segar dan vitamin.
● Kacang-kacangan: Walnut atau almond panggang (sedikit saja untuk lemak sehat).
Grobogan, 22 Februari 2026
“Challenge Menulis IIDN”
#IIDN #IIDNRamadhanChallenge #Day2


Tidak ada komentar:
Posting Komentar