Langsung ke konten utama

Gerimis 30 Hari_Juni 2026



S : Struktur


Hari kedua belas ini, aku mau bercerita tentang struktur. Baik yang berkaitan dengan ilmu tata ruang maupun struktur kepenulisan. Teman-teman boleh sharing juga ya nanti. Struktur dalam KBBI didefinisikan sebagai nomina (kata benda) yang berarti cara sesuatu disusun atau dibangun, susunan, bangunan, atau pengaturan unsur/bagian suatu benda dengan pola tertentu. Ini mencakup kerangka, susunan organisasi, maupun pengaturan unsur dalam bahasa (linguistik). 


Dalam ilmu kewilayahan, dikenal istilah struktur ruang, yang berarti susunan pusat-pusat permukiman dan sistem jaringan prasarana-sarana yang berfungsi mendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat secara hierarkis. Ini mencakup tata letak kota, pusat kegiatan, serta jaringan transportasi, energi, dan telekomunikasi yang menghubungkannya. Adanya struktur ruang bertujuan untuk menciptakan keseimbangan pembangunan, efisiensi pelayanan, dan ketahanan wilayah.

Sedangkan struktur dalam sebuah tulisan secara sederhana terdiri atas pendahuluan, isi, dan penutup. Dalam menerapkan nya dalam karya-karyaku, aku terbiasa membuka nya dengan sebuah pertanyaan. Misalkan ketika aku menulis tentang “Diary Seorang ISFP”, pada awal paragraf tertulis kalimat pembuka, “Apa MBTI-mu? Bagaimana MBTI bisa berpengaruh terhadap caramu mengungkapkan sesuatu?”. 

Ketika diminta menulis tentang “Dalam Setiap Ujian Allah Selalu Ada” aku mengaitkannya dengan ayat dalam kitab suci Al-Qur’an yang menjadi favourite-ku. Jadi aku membuat pertanyaan terbuka “Apakah teman-teman memiliki ayat favourite dalam kitab-Nya yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan?”. Pendahuluan berupa pertanyaan tersebut tanpa aku sadari menjadi ciri khas tulisanku selama ini. 

Selain pada bagian pendahuluan, terkadang aku juga menggunakan kalimat tanya di bagian penutup tulisan. Seperti hari ini, aku akan bertanya, bagaimana dengan teman-teman, apa ciri khas dalam menulis yang mencerminkan “kalian banget”? Ayo cerita, aku mau membacanya juga nih…


#Gerimis_Jun26_12 #Gerimis30hari @gerimis30hari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Ramadhan Story -- Target Ramadhan tahun ini

Oleh : Jihan Maria Ulfa, S.T. Day 1 Target Ramadhan tahun ini Setiap kali Ramadhan, semua umat muslim di seluruh dunia sangat antusias merayakan. Karena seperti yang kita tahu, bahwa pada bulan suci tersebut Allah menjanjikan semua ibadah yang kita jalankan, pahalanya akan dilipatgandakan. Siapa yang tidak mau berlomba mendapatkan kasih sayang dan keberkahan dari Allah? Tentu semua mau, begitu pula aku. Selain rutinitas sahur, tadarus yang lebih intens, sholat tarawih, dan undangan buka bersama, ada kebiasaan yang selalu aku lakukan sejak baligh. Kebiasaan yang tidak terlalu istimewa sebenarnya. Yaitu menghitung jumlah hari halangan. Karena siklus bulanan-ku random, beberapa kali kewajiban puasa di Bulan Ramadhan ku jalani dengan penuh. Saat Ramadhan berakhir, aku sudah terbiasa melanjutkan puasa dengan puasa qadha dan puasa syawal.  Sepanjang ingatanku, puasaku full di tahun 2005, 2009 (sebelum menikah), 2012 (ketika hamil), 2016, 2023 dan 2025. Namun bukan itu yang ingin aku ceri...

My Ramadhan Story -- Tetap produktif saat Ramadhan

Day 6 Tetap produktif saat Ramadhan Oleh Jihan Maria Ulfa, S.T. Ramadhan selalu datang dengan dua wajah yang sama-sama menuntut , ia lembut, tapi juga keras menguji. Ada haus yang harus ditahan, ada kantuk yang lebih sering datang, ada jadwal ibadah yang ingin kita jaga sepenuh hati. Di sisi lain, pekerjaan tetap harus berjalan , tetap harus dikerjakan karena d eadline tidak ikut berpuasa , tidak bisa menunggu nanti-nanti . Target tidak ikut melambat  berhenti . Dan sebagai ibu pekerja yang juga mencintai dunia menulis, Ramadhan terasa seperti maraton panjang yang harus ditempuh dengan napas teratur , dan dijalankan dengan niat yang suci .  Meraih keridhoan Ilahi. Tetap produktif menulis di bulan Ramadhan bukan tentang memaksa diri menjadi mesin. Justru sebaliknya, ini tentang mengelola energi dengan bijak  dan isi otak yang dingin . Sejak sebelum Ramadhan aku  belajar bahwa waktu setelah sahur dan sholat Subuh laksana vitamin . Pikiran masih jernih, rumah masih heni...

My Ramadhan Story -- Kebiasaan baik yang ingin dibangun saat Ramadhan

  Day 9 Kebiasaan baik yang ingin dibangun saat Ramadhan Oleh Jihan Maria Ulfa, S.T. Ramadhan selalu datang seperti tamu yang lembut tapi tegas. Ia mengetuk pelan, namun membawa cermin besar untuk kita berkaca. Setiap tahun, aku selalu bertanya pada diri sendiri, kebiasaan baik apa yang ingin benar-benar kubangun, bukan sekadar kujalani sebulan lalu hilang setelah takbir berkumandang di hari kemenangan. Tulisan hari ini sedikit nyambung dengan tulisan kemarin ya, kalau hari biasa aku selalu melakukan rutinitas mengaji sehabis Sholat Maghrib dan tidak pernah menyalakan televisi, di Bulan Ramadhan aku juga tetap melakukannya. Bahkan di waktu-waktu seperti setelah sahur atau menjelang berbuka. Sejak sebelum menikah, punya anak, dan kini sudah jadi single mom yang bekerja di luar kota kebiasaan (yang menurutku) baik itu sudah ku lakukan setiap Ramadhan tiba. Yah, apalagi aku ngekost di luar kota yang tidak punya akses nonton televisi jadi pas kan? Kebiasaan baik lain yang sebenarnya (s...